Tampilkan postingan dengan label Agama. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Agama. Tampilkan semua postingan

PEMIKIRAN ULAMA ISLAM DAN KARYANYA

Banyak ulama-ulama besar Islam yang telah memberikan sumbangan pemikiran untuk kemajuan Islam khususnya dan Ilmu pengetahuan umat di dunia pada umumnya.

Pemikiran dan Ulama Islam serta Hasil Karyanya.

Berkembangnya agama Islam di Indonesia pada masa lampau di samping karen giatnya para pedagang Islam dari Timur Tengah dan orang-orang Gujarat (India), juga karena banyaknya kerajaan Islam yang rajanya selain memimpin pemerintahan mereka juga aktif menyiarkan agama Islam. Kemudian terapat pula para wali atau walisongo yang giat menyiarkan agama Islam di Pulau Jawa. Mereka berdakwah terutama di mana tempat mereka tinggal atau menetap. Selain itu terdapat pula pemikiran dan para ulama Islam (ahli tasawuf) yang menjadi guru agama untuk pergi mengembara mengajarkan ilmu agama kepada masyarakat. Mereka menemui pemuka-pemuka masyarakat yang belum Islam untuk bertukar pikiran dan mengadu kesaktian. Mereka membantu orang-orang sakit yang membutuhkan pertolongan kepadanya. Ahli-ahli tawawuf terkenal di antaranya bernama Hamzah fansuri, Nuruddin ar Raniri, Samsuddin Pasai, dan lain-lain. 

para pemikir dan Ulama Islam, selain memiliki kemampuan seperti di atas, mereka juga berjasa memajukan kebudayaan Indonesia khususnya bidang kesusastraan. Sebagai contoh ahli sufi atau tasawuf bernama Hamzsah Fansuri (tahun 1600) yang berasal dari Barus, Sumatera Utara. Ia membuat karya sastra yang ditulis dengan huruf Arab berbentuk Syair Melayu. Syair yang dibuat tentang manusia yang diibaratkan perahu, yang mengarungi lautan zat Tuhan . Selain syair juga ada kitab Asrar al Arifin, Kitab ini, tidak hanya berisi tentang ajaran kegamaan dan kesusilaan. Tetapi juga memuat riwayat para nabi, sahabat, raja-raja Islam di kepulauan Nusantara, dan sebagainya.

Selain itu banyak lagi tokoh-tokoh keagamaan lainnya yang tercatat dalam sejarah Indonesia, mislanya Syekh Yusuf dari Makasar (terkenal hingga ke Afrika Selatan), Syekh Nawawi dari Banten, Syekh Bantong, Syekh Majagung, dan lain-lain.

Istilah Penting:

Tasawuf : Orang yang memiliki Ilmu agama Islam yang kuat dengan berusaha mendekatkan diri kepada Allah sepenuhnya
Syair : karya Sastra dari para pujangga.

Sumber : Dirangkum dari bebagai sumber!!
Sumber gambar: Google

More about PEMIKIRAN ULAMA ISLAM DAN KARYANYA

SEJARAH WALISONGO PENYIAR AGAMA ISLAM DI JAWA

Dalam sejarah perkembangan Islam di Indonesia, terdapat kisah para wali yang menyebarkan Islam yang tidak terlepas dari kegiatan syiar Islam di tanah air. Para wali yang dikenal dengan Walisongo memiliki peranan penting dalam penyebaran Islam di Jawa khususnya dan di tanah air pada umumnya.

1. Walisongo

Di pulau Jawa penyiaran agama Islam dipelopori oleh para wali. Mereka lebih dikenal dengan sebutan Walisongo. Para wali sangat aktif dalam menyiarkan agama Islam di daerah di mana mereka menetap. Mereka dipandang memiliki pengetahuan yang luar biasa. Artinya mereka orang yang selalu mendekatkan diri kepada Allah SWT, mempunyai tenaga gaib, mempunyai kekuatan batin yang sangat tinggi.

Karena itu para wali diberi gelar sunan, artinya yang dijunjung tinggi (dihormati). Nama para wali biasanya diambil dari nama daerah pusat penyebaran Islam atau tempat di mana ia dimakamkan. Kesembilan wali itu masing-masing adalah :

a. Maulana Maghribi
Maulana Maghribi adalah salah satu dari sembilan wali pertama yang berasal dari daerah Pasai, Aceh. Maulana Maghribi semula bernama Malik Ibrahim.

b. Sunan Bonang
Sunan Bonang semula bernama Mahdum Ibrahim. Ia adalah Putra Sunan Ampel. Sunan Bonang tinggal di Bonang, Tuban.

c. Sunan Drajad
Sunan Drajad semula bernama Syarifuddin. Ia adalah putra Sunan Ampel. Sunan Drajad tinggi di Drajad tinggal di Drajad, Sedayu

d. Sunan Ampel
Sunan Ampel semula bernama Raden Rahmat. Ia tinggil di Ampeldenta, Surabaya.

e. Sunan Giri
Sunan Giri bernama Raden Paku. Ia berasal dari Blambangan, Jawa Timur

f. Sunan KaliJaga
Sunan Kalijaga semula bernama Jaka Said. Ia adalah putra Tumenggung Majapahit

g. Sunan Kudus
Sunan Kudus semula bernama Ja'far Shodiq. Ia tinggal di Kudus, Jawa Tengah

h. Sunan Muria
Sunan Muria semula bernama Raden Umar Said. Ia adalah putra Sunan Kalijaga. Setelah wafat ia dimakamkan di Gunung Muria

i. Sunan Gunung Jati
Sunan Gunung Jati semula bernama Syarif Hidayatullah atau Fatahillah. Ia tinggal di Cirebon dan setelah wafat dimakamkan di Gunung Jati.


Selain kesembilan wali yang disebut walisongo tersebut, sebenar ada seorang wali lagi bernama Syekh Siti Jenar. Tetapi ia tidak termasuk ke dalam kelompok wali sembilan (Walisongo) karena ajaran yang disampaikannya bertentangan dengan ajaran Islam yang sebenarnya atau dianggap ajaran sesat. Oleh karena terpaksa ia dikeluarkan dari kelompok wali kemudian dihukum mati. 

2. Cara penyiaran agama Islam oleh para wali

Para wali yang umumnya berasal dari bangsa Indonesia sendiri, mempunyai tugas utama berdakwah menyiarkan Islam tertutama di daerah di mana ia menetap. Mereka melaksanakan dakwah menyiarkan Islam terutama di daerah di mana ia menetap. Mereka melaksanakan dakwah secara bijaksana, misalnya dengan bertukar pikiran (berdiskusi) dengam pemuka-pemuka masyarakat yang belum Islam. Atau mereka memberikan contoh tauladan dalam beribadah maupun bermasyarakat secara Islam. Bahkan terkadang harus mengeluarkan kesaktian dan mukjizat yang  mereka meliki. Para wali ada pula yang berdakwah melalui seni seperti seni wayang, dengan menokohkan wayang dengan tokoh Islam, Kesenian yang berkembang dan gemari masyarakat tetap berlanjut meskipun disisipkan dengan ajaran Islam. Melalui cara-cara ini banyak penduduk atau masyarakat pada masa itu tertarik kemudian menganut agama Islam berkembang pesat.

Selain para wali, masih banyak lagi tokoh keagamaan dalam Sejarah Indonesia misalnya Syekh Bentong dan Syekh Majagung, Sunan Bayat (klaten), Sunan Prapen, Sunan Sendang (Sendangduwur). Demikian pula di daerah di luar Jawa, seperti di daerah Gowa, Datori Bandang, dan Tuang Tranggang Parang di Kutai, Penghulu Demak Mangajar di Banten dan lain-lain. 

Istilah penting

Wali : Orang yang mengajarkan ilmu agama yang tinggi, mengajarkannya dan dipandang memiliki kesaktian.

Demikian sejarah singkat walisongo sebagai penyiar agama Islam di Pulau Jawa, semoga bermanfaat. terimakasih.

Sumber: Dirangkum dari buku Modul IPS Sejarah WB Paket B Setara SMP Dirjen PTKPAUDNI 2012.

More about SEJARAH WALISONGO PENYIAR AGAMA ISLAM DI JAWA

KERAJAAN-KERAJAAN BERCORAK HINDU DAN BUDHA DI INDONESIA

Warga belajar dan siswa--sekalian, Di Indonesia dapat kita temukan berbagai peninggalan dari kerajaan-kerajaan jaman dahulu. Kerajaan-kerajaan ini memiliki pengaruh kuat dan besar dalam hal ajaran yang mereka miliki. Kerajaan bercorak Hindu dan Budha sangat kuat pada masa itu, yang berkembang hingga keseluruh pelosok nusantara. Kerajaan-kerajaan bercorak hindu dan budha yang ada di Indonesia antara lain ;

1. Kerajaan Kutai

Informasi paling meyakinkan tentang kerajaan Kutai ini bersumber pada prasasti yang ditemukan di daerah Muara Kaman. Prasasti ini berbentuk Yupa. Yupa adalah tugu peringatan kurban yang ditulis dengan huruf Pallawa, berbahasa Sansekerta dan tersusun dalam bentuk syair. Kerajaan Kutai merupakan kerajaan Hindu yang tertua di Indonesia. Kerajaan ini terletak di tepi sungai Mahakam propinsi Kalimantan Timur.

Apabila diperhatikan dari bentuk tulisan maupun bahasanya diperkirakan prasasti itu ditulis pada tahun 400 Masehi. Parasasti yang berbentuk Yupa didirikan oleh raja Mulawarman sebagai peringatan baginda telah memberikan kurban dan hadiah yang besar. Pembuatan tugu peringatan seperti Yupa atau prasasti sudah dikenal dan lazim dilakukan oleh bangsa Indonesia pada zaman Prasejarah. Pada saat itu sudah biasa memperingati jasa seorang pemimpin dengan mendirikan menhir.

Dari prasasti tersebut yang berbentuk Yupa tau Menhir, maka dapat diketahui bahwa agama dan budaya Hindu sudah masuk ke Indonesia kira-kira pada abad ke-5 Masehi. Meskipun agama dan budaya Hindu itu telah berkembang di Indonesia namun kebudayaan Indonesia tetap terpelihara.



2. Kerajaan Tarumanegara

Kerajaan Indonesia Hindu yang kedua adalah Kerajaan Tarumanegara kerajaan ini berdiri sekitar tahun 450 tahun M. Kerajaan itu diperintah oleh Raja Purnawarman. Batu prasasti dijumpai di daerah Bogor, di Jakarta dan di daerah Bekasi.

Ada tujuh prasasti yang memberikan informasi Kerajaan Tarumanegara yang terletak di Bogor propinsi Jawa Barat. Lima buah prasasti terdapat di Bogor, yaitu prasasti Jambu, Muara Cianten, Caruteun, Kebun Kopi dan Pasir Awi. Sebuah prasasti dijumpai prasasti Tugu di daerah Cilingcing Jakarta Utara, dan prasasti Muncul di Lebak Banten Selatan.

Prasasti yang memberikan informasi tentang kerajaan Tarumanegara berhuf Pallawa dan berbahasa Sansekerta dan tersusun dalam bentuk syair. Prasasti tersebut menerangkan bahwa Kerajaan tarumanegara diperintah oleh seorang raja yang bijaksana, yaitu Raja Purnawarman. Dalam melaksanakan pemerintahannya, beliau sangat memperhatikan kepentingan rakyatnya. Oleh karena itu rakyatnya hidup teratur dan tentram.

Prasasti Tugu yang dijumpai di Jakarta Utara menjelaskan bahwa Raja Purnawarman memerintahkan penggalian saluran air yang dipergunakan untuk pengairan rakyatnya. Panjang sungai itu adalah 12 km. Setelah pembuatan sungai selesai kemudian diadakan upacara selamatan. Raja menghadiahkan 1.000 ekor lembu kepada para Brahmana.

Raja Purnawarman sebagai pemeluk agama Hindu bersumber pada Prasasti Ciaruteun. Pada prasasti tersebut terdapat gambar telapak kaki Raja Purnawarman yang dikaitkan sebagai telapak Dewa Wisnu.

Selain informasi dari prasasti yang terdapat di Indonesia, juga terdapat informasi yag berasal dari musafir bangsa Cina bernama Fa-Hien. Pada tahun 414 Fa-Hien pernah singgah di Jawa. Dikatakan kerajaan To-lo-mo (Tarumanegara) kekuasaannya sangat besar.

Berakhirnya kekuasaan Tarumanegara tidak diketahui dengan jelas. Kemungkinan besar ditaklukan oleh Kerajaan Sriwijaya.

Prasasti Batu Tulis di Desa Ciampea, Bogor, merupakan prasasti peninggalan Kerajaan Tarumanegara dengan Raja Purnawarman. Prasasti ini tertulis dengan huruf Pallawa dari masa sekitar tahun 400 Masehi.

3. Kerajaan Mataram

Berdasarkan prasasti Batu Canggal tahun 732 dapat diketahui bahwa di Jawa Tengah terdapat Kerajaan Hindu Syiwa yang berpusat di daerah subur sungai Progo, yang diperintah oleh raja Sanjaya. Raja Sanjaya memerintahkan untuk membangun Yoni (yaitu Canggal) sebagai kebaktian kepada dewa Syiwa dan sekaligus lambang kesuburan.

Raja Sanjaya kemudian banyak membangun candi-candi Hindu di dataran tinggi pegunungan Dieng. Di sekeliling candi didirikan pula rumah para pendeta Brahmana. Penginapan bagi para musyafir dan pesanggrahan bagi raja dan bangsawan istana.


Raja Sanjaya adalah orang bijaksana, sehingga sangat dihormati dan dikenal oleh rakyat, selain itu Raja sanjaya juga seorang ahli kitab. Baginda raja mempunyai kekuasaan di daerah sekitarnya. Dalam prasasti Kedu, Raja sanjaya diberikan gelar Raka-i Mataram Sang ratu Sanjaya.

Sanjaya memerintahkan dengan penuh kebijaksanaan, sehingga dapat menciptakan ketentraman dan kemakmuran yang dapat dinikmati oleh rakyat. Demikianlah yang dikemukakan oleh prasasti Canggal yang berangka tahun 778 M. Berdasarkan prasasti Canggal kedudukan Raja Sanjaya digantikan oleh Panangkaran. Raja Panangkaran juga dinamakan Syailendra, Sri Maharaja Dyah Pancapana. Rakai Panagkaran, beliau lebih dikenal dengan keluarga Syailendra. Perbedaan kedua raja tersebut dalam hal agama di mana Raja Sanjaya beragama Hindu, sedangkan Panangkaran atau Syailendra beragama Budha.

Setelah Syailendra Sri Maharaja Dyah Maharaja Dyah Pancapana Rakai Panangkaran berakhir keluarga Syaleindra terpecah menjadi dua. Perpecahan keluarga ini dengan sendirinya menyebabkan kerajaan Mataram, terpecah dua (kelompok Syailendra) yaitu keturunan agama Hindu dan keturunan agama Budha. Keturunan agama Hindu dipusatkan diJawa Tengah bagian utara yang kemudian mendirikan Candi Bima. Arjuna dan Puntadewa. Sedangkan keturunan Budha dipusatkan di Jawa Tengah bagian selatan yang kemudian mendirikan Candi Sewu, Candi Sari, Candi Pawon, Candi Mendut dan Candi Borobudur. Candi Borobudur ini didirikan oleh raja Samaratungga pada tahun 824 Masehi.

Pada thun 832 M perpecahan dalam keluarga Syailendra berakhir. Karena raja Pikatan yang beragama Hindu menikah dengan Pramodhawadhani putri Samaratungga yang beragama Budha. Setelah Rakai Pikatan, raja yang terkenal adalah Balitung. Bahkan dikatakan Raja Balitung adalah raja terbesar Mataram Kuno. Ia memerintah pada 898 - 910 M dengan gelar Sri Maharaja Rakai Watukura Dyah Balitung Sri Djarmadya Mahasambu. kerajaan Mataram Kuno diakhiri oleh Empu Sindok. Pada tahun 929 Empu Sindok memindahkan pusat pemerintahan ke Jawa Timur.

4. Kerajaan Sriwijaya

Sejak terjadinya hubungan dagang antara Cina dengan India kegiatan perdagangan dan pelayaran di Selat Malaka menjadi ramai. Keramaian itu meluas di Pantai Timur Sumatera yang berdekatan dengan Selat Malaka. Timbulah tempat-tempat perdagangan dan kerajaan. Pada abad ke-7 kerajaan yang berkurang ialah Tulang Bawang, Melayu dan Sriwijaya. Di antara kerajaan itu, Sriwijayalah yang berhasil mencapai puncak keemasanya.



Kerajaan sriwijaya menitikberatkan keagungan dan kekuatan armadanya di lautan. Kerajaan Sriwijaya merupakan kerajaan maritim. Sriwijaya merupakan pusat perniagaan dan pusat kebudayaan agama Budha di Asia Tenggara. Kerajaan ini juga mengadakan hubungan dengan luar negeri yaitu Cina dan India.

Sebagai kerajaan maritim, Sriwijaya menjadi penguasa utama dipelabuhan-pelabuhan di pesisir timur Sumatera, Singapura dan pantai barat Malaysia sekarang ini. Ini merupakan bukti bahwa Kerajaan Sriwijaya telah mengalami kejayaan pada masanya. Kerajaan Sriwijaya mencapai puncaknya di bawah Raja Balaputra pada tahun 850 M. Kerajaan Sriwijaya dapat dipandang sebagai penjelmaan negara kesatuan yang pertama, yaitu memenuhi syarat sebagai negara modern. Unsur ketahanan, tata pemerintahan atas dasar musyawarah, keadilan sosial, kedaulatan dan sebagainya telah ada pada waktu itu.

Informasi Kerajaan Sriwijaya dapat diperoleh dari Prasasti Ligor, Kedukan Bukit, Karang Brahi, dan Muara Takus. Letak prasasti tersebut dapat dilihat pada peta no. 4 

5. Kerajaan Singasari

Informasi kerajaan Singasari bersumber dari kitab Pararaton. Kitab Pararaton mengemukakan, bahwa kerajaan Singasari didirikan oleh Ken Arok.



Ken Arok berasal dari keluarga petani. Berkat jasa pendeta Lohgawe, Ken Arok diterima mengabdikan diri pada Akuwu (Bupati) Tunggul Ametung di Tumapel. Setelah mengabdikan diri beberapa waktu lamanya, Ken Arok mengambil alih kekuasaan tunggul ametung dengan jalan membunuh Tunggul Ametung. Bukan saja membunuh tunggul ametung, Ken Arok juga memperistrikan Ken Dedes. Ken Dedes adalah Istri tunggul Ametung, pada Saat Ken Dedes ditinggalkan oleh Tunggul Ametung, ia sedang mengandung yang kelak lahir dengan nama Anusapati. Dari perkawinan Ken Dedes dengan Ken Arok memproleh putra yang bernama Mahisa Wong Ateleng. Sedangkan dari istrinya yang lain, yaitu Ken Umang memperoleh Putra bernama Tohjaya.

Pada tahun 1222, setelah Ken Arok berkuasa di Tumapel kemudian mengalahkan Kediri yang pada saat itu diperintah oleh Kertajaya. Kerajaan Kediri dan Tumapel kemudian disatukan, berdirilah Kerajaan sangasari. Ken Arok Sebagai raja pertama di Singasari dengan gelar Sri Ranggah Rajasa Sang Amurwabhumi. Ken Arok melaksanakan pemerintahan dari tahun 1222-1227. Ken Arok melaksanakan pemerintahan dari tahun 1222-1227. Ken Arok mengakhiri pemerintahan setelah dibunuh oleh anak tirinya yang bernama Anusapati.

Anusapati memerintah pada tahun 1227-1248. Selama pemerintahannya rakyat hidup dalam keadaan tentram. Pada tahun 1248 Anusapati dibunuh oleh saudara tirinya yang benama Tohjaya. Tohjaya menggantikan pemerintahan Anusapati pada tahun 1248. Dalam pemerintahan  Tohjaya timbul pemberontakan yang dipimpin oleh Ranggawuni dan Mahisa Cempaka. Dalam pemberontakan itu Tohjaya terbunuh. Setelah tohjaya terbunuh, Ranggawuni naik tahta memerintah dari tahun 1248-1268 dengan gelar Sri Jaya Wisnuwardhan. Ranggawni wafat pada tahun 1268 dan digantikan olej putranya bernama Kerta negara.

pada masa pemerintahan Kertanegara, Kerajaan Singasari mencapai puncak kejayaannya (1268-1292). Untuk menetapkan kekuasaan Kerajaan Singasari, Kertanegara memperluas daerah kekuasaannya dan menjalin kerjasama dengan raja-raja di Pahang, Bali, Sunda, Maluku dan Kalimantan. pada tahun 1275 Kertanegara mengirimkan rombongan ke Kerajaan Melayu di Jambi yang dikenal dengan ekspedisi Pamalayu, selain itu juga menjalin kerja sama dengan kerajaan Campa di Vietnam.

Tujuan Kertanegara dalam menjalin kerjasama dengan raja-raja di Indonesia dan Vietnam adalah untuk mencegah pengaruh Raja Mongol yaitu Kaisar Kubilai Khan. Pada tahun 1289 utusan Kerajaan Mongol dipimpin oleh Meng-Ki datang ke singasari dengan maksud agar Singasari tunduk kepada Kerajaan Mongol. Utusan raja Mongol itu diusir oleh Kertanegara.

Kertanegara mengakhiri pemerintahannya setelah dikalahkan Jayakatwang keturunan Kertajaya. Sedangkan kerajaan Singasari hancur setelah Raden Wijaya bekerja sama dengan utusan Mongol pada tahun 1292 membunuh Jayakatwang.

6. Kerajaan Majapahit

kerajaan Hindu Majapahit didirikan oleh Raden Wijaya pada tahun 1293 mencapai puncak kejayaan dan kemegahannya pada pertengahan abad ke-14 yaitu pada masa pemerintahan Raja Hayam Wuruk yang memerintah pada tahun 1350-1389. Pemerintahan raja Hayam Wuruk didampingi Patih Gajah Mada. Pusat ibukota kerajaan di daerah sungai Branta. Kerajaan Majapahit bertambah berkembang sebagai kerajaan agraris dengan menguasai daerah yang subur di lembah sungai Brantas sekaligus sebagai kekuatan bahari dan perdagangan dengna pusat di Ujung Galuh di daerah muara Sungai Brantas.


Dengan pengaduan antar kekuatan agraris dan bahari serta perdagangan. kerajaan Majapahit di bahwah pimpinan tokoh besar Hayam Wuruk dan Gajah Mada berhasil mempersatukan Nusantara, di bawah kepemimpinan Gajah Mada, mereka dapat menumpas pemberontakan yang membahayakan kemegahan kerajaan Majapahit di bawah kepemimpinan Hayam Wuruk. Pemberontakan itu adalah pemberontakan Sadeng dan ditumpas pada tahun 1331.

Kerajaan Majapahit berkembang dengna pesat sehingga Kerajaan Majapahit disegani oeh kerajaaan di sekitarnya. Berkat dukungan rakyatnya Majapahit menjadi negara yang besar dan megah. Majapahit memandang negara lain sebaga negara merdeka dan berdaulat, memandang negaranya sama derajatnya dengan negara lain. Pada masa kerajaan ini agama Hindu dan Agama Budha hidup berdampingan secara damai. Keadaan seperti ini patut dicontoh dalam kehidupan sekarang ini. Di Indonesia ada lima agama yang daapt hidup berdampingan secara damai. Rasa toleransi antar pemeluk agama harus dipelihara terus agar negara Indonesia dapat aman dan tertib.

Kelemahan Kerajaan Majapahit adalah timbulnya perang saudara. Adanya perang saudara menyebabkan kemunduran kerajaan Majapahit. Berarti persatuan dan kesatuan sudah tidak ada lagi. Ini perlu menjadi perhatian kita semua, bahwa bisa persatuan dan kesatuan diabaikan maka negara akan hancur. Oleh karena itu marilah bina persatuan di antara kita, agar kita bisa hidup rukun. Dengan adanya hidup rukun, maka pembangunan nasional dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya.

Dari kerajaan Majapahit yang tidak dapat kita lupakan adalah hasil kesenian dan kebudayaan, seperti;
a. Bangunan Candi Kedaton di Kediri, Candi sukun di lereng Gunung Lawu
b. Buku Pararaton
c. Buku Negarakertagama yang ditulis oleh Mpu Prapanca pada tahun 1365
d. Buku Sutasoma yang ditulis oleh Mpu Prapanca.

Kata-kata Penting:

Prasasti : Huruf yang dipahatkan pada benda kuno/ kertas, daun lontar, batu dan lain-lain dan bersejarah.

Menhir  : Monumen batu besar

Agraris : Pertanian

Bahari  : Kelautan.


Demikian pembahasan kita tentang Kerajaan Hindu budha di Islam di Indonesia, semoga bermanfaat, terimakasih.

Sumber: dirangkum dari berbagai sumber!

Referensi:
- Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, 1980, Sejarah Umum 1 untuk SMP, Jakarta
- IMP Yudana dan Imade Pageh, 1978. Pelajaran Sejarah untuk SMP Kelas 1, Genesa Exact, Bandung.
- Soeroto, 1968, Sejarah Indonesia dan Dunia Jilid 1 untuk SMP, Fa. Gajah Mada, Jakarta.
- Sugandi Wirananggapati, dkk, 1992, Sejarah Nasional Indonesia dan Dunia 1, Galaxy Puspa Mega, Jakarta.  


More about KERAJAAN-KERAJAAN BERCORAK HINDU DAN BUDHA DI INDONESIA

CARA TAYAMUM DALAM PESAWAT UNTUK JEMAAH HAJI

gayabumi--Apabila waktu sholat fardhu telah masuk dan diperkirakan tiba di tempat tujuan (Bandara King Abdul Aziz Jeddah) telah habis waktu shalat, maka hendaklah melakukan tayamum sebagai pengganti wudlu.

Cara Tayamum dalam Pesawat untuk Jamaah Haji adalah sebagai berikut :

Kedua telapak tangan kita tepukan/tempelkan ke kursi atau dinding pesawat disebelah kita, lalu kita tiupkan yang menempel di telapak tangan, kemudian kedua telapak tangan kita sapukan dari ujung rambut (jidat) sampai dagu dari buah telinga sebelah kanan sampai buah telinga kiri sampai merata.

Kedua telapak tangan sekali lagi kita tepukan/tempelkan ke kursi atau dinding pesawat (usahakan tempat lain yang belum ditepuk). Lalu kita tiup dan setelah itu telapak tangan kiri menyapu telapak tangan kanan dari ujung jari sampai siku secara merata.

Cara lain bertayamum dapat dilakukan dengan satu kali tepuk/tempelkan pada kursi atau dinding pesawat lalu kita tiup kemudian kedua telapang tangan kita sapukan dari ujung rambut (kening) sampai dagu kemudian dari daun telinga sebelah kanan sampai daun telinga sebelah kiri, kemudian telapak tangan sebelah kiri menyapu telapak tangan dari ujung kiri sampai pergelangan dan telapak tangan kanan dari ujung kiri sampai ujung jari sampai pergelangan. Usap-usapkan tersebut dilakukan secara merata.

Tayamum hanya dapat digunakan satu kali shalat saja, sehingga bagi yang shalat jama' harus mengambil tayamum lagi selesai salam sebelum melanjutkan shalat kedua.

Sumber: Buku Pedoman Tugas Karu dan Karom, Dirjen Bimbingan Masyarakat Islam dan Penyelenggaraan Haji, Depag RI,  Jakarta 2014.
More about CARA TAYAMUM DALAM PESAWAT UNTUK JEMAAH HAJI

RAHASIA MENGAPA HARUS SHOLAT DI AWAL WAKTU

Rahasia mengapa kita harus sholat di awal waktu ; Rasulullah saw sangat menganjurkan umatnya untuk melaksanakan shalat fadhu di awal waktu Seperti yang beliau sabdakan,”Amalan yang paling dicintai oleh Allah Swt adalah Shalat pada waktunya, Berbakti kepada kedua orang tua, dan Jihad di jalan Allah Swt.” (HR Bukhari & Muslim)

Ternyata anjuran tersebut ada hikmahnya. Menurut para ahli, setiap perpindahan waktu sholat, bersamaan dengan terjadinya perubahan tenaga alam dan dirasakan melalui perubahan warna alam. Kondisi tersebut dapat berpengaruh pada kesehatan, psikologis dan lainnya. Berikut ini kaitan antara shalat di awal waktu dengan warna alam.

1. Waktu Subuh

Pada waktu subuh, alam berada dalam spektrum warna biru muda yang bersesuaian dengan frekuensi tiroid (kelenjar gondok). Dalam ilmu Fisiologi (Ilmu biologi yang mempelajari berlangsungnya sistem kehidupan) tiroid mempunyai pengaruh terhadap sistem metabolisma tubuh manusia. Warna biru muda juga mempunyai rahasia tersendiri berkaitan dengan rejeki dan cara berkomunikasi. Mereka yang masih tertidur nyenyak pada waktu Subuh akan menghadapi masalah rejeki dan komunikasi. Mengapa? Karena tiroid tidak dapat menyerap tenaga biru muda di alam ketika roh dan jasad masih tertidur. Pada saat azan subuh berkumandang, tenaga alam ini berada pada tingkatan optimal. Tenaga inilah yang kemudian diserap oleh tubuh kita terutama pada waktu ruku dan sujud.

2. Waktu Zuhur

Alam berubah menguning dan ini berpengaruh kepada perut dan sistem pencernaan manusia secara keseluruhan. Warna ini juga punya pengaruh terhadap hati. Warna kuning ini mempunyai rahasia berkaitan dengan keceriaan seseorang. Mereka yang selalu ketinggalan atau melewatkan sholat Zuhur berulang kali akan menghadapi masalah dalam sistem pencernaan serta berkurang keceriaannya.

3. Waktu Ashar

Dalam waktu Ashar ini alam berubah lagi warnanya menjadi oranye. Hal ini berpengaruh cukup signifikan terhadap organ tubuh yaitu prostat, rahim, ovarium/ indung telur dan testis yang merupakan sistem reproduksi secara keseluruhan. Warna oranye di alam juga mempengaruhi kreativitas seseorang. Orang yang sering ketinggalan waktu Ashar akan menurun daya kreativitasnya. Di samping itu organ-organ reproduksi ini juga akan kehilangan tenaga positif dari warna alam tersebut.

4. Waktu Maghrib

Warna alam kembali berubah menjadi merah. Sering pada waktu ini kita mendengar banyak nasehat orang tua agar tidak berada di luar rumah. Nasehat tersebut ada benarnya karena pada saat Maghrib tiba, spektrum warna alam selaras dengan frekuensi jin dan iblis. Pada waktu ini jin dan iblis amat bertenaga karena mereka ikut bergetar dengan warna alam. Mereka yang sedang dalam perjalanan sebaiknya berhenti sejenak dan mengerjakan sholat Maghrib terlebih dahulu. Hal ini lebih baik dan lebih selamat karena pada waktu ini banyak gangguan atau terjadi tumpang-tindih dua atau lebih gelombang yang berfrekuensi sama atau hampir sama dan bisa menimbulkan fatamorgana yang bisa mengganggu penglihatan kita.

5. Waktu Isya

Pada waktu ini, warna alam berubah menjadi nila dan selanjutnya menjadi gelap. Waktu Isya mempunyai rahasia ketenteraman dan kedamaian yang frekuensinya sesuai dengan sistem kontrol otak. Mereka yang sering ketinggalan waktu Isya akan sering merasa gelisah. Untuk itulah ketika alam mulai diselimuti kegelapan, kita dianjurkan untuk mengistirahatkan tubuh ini. Dengan tidur pada waktu Isya, keadaan jiwa kita berada pada gelombang Delta dengan frekuensi dibawah 4 Hertz dan seluruh sistem tubuh memasuki waktu rehat. Selepas tengah malam, alam mulai bersinar kembali dengan warna-warna putih, merah jambu dan ungu. Perubahan warna ini selaras dengan kelenjar pineal (badan pineal atau “mata ketiga”, sebuah kelenjar endokrin pada otak) kelenjar pituitary, thalamus (struktur simetris garis tengah dalam otak yang fungsinya mencakup sensasi menyampaikan, rasa khusus dan sinyal motor ke korteks serebral, bersama dengan pengaturan kesadaran, tidur dan kewaspadaan) dan hypothalamus (bagian otak yang terdiri dari sejumlah nucleus dengan berbagai fungsi yang sangat peka terhadap steroid, glukokortikoid, glukosa dan suhu). Maka sebaiknya kita bangun lagi pada waktu ini untuk mengerjakan sholat malam (tahajud).

Kita sebagai umat Islam sepatutnya bersyukur karena telah di’karuniakan’ syariat shalat oleh Allah Swt sehingga jika dilaksanakan sesuai aturan maka secara tak sadar kita telah menyerap tenaga alam ini. Inilah hakikat mengapa Allah Swt mewajibkan shalat kepada kita sebagai hambaNya. Sebagai Pencipta Allah swt mengetahui bahwa hambaNya amat sangat memerlukan-Nya. Shalat di awal waktu akan membuat badan semakin sehat. (Silahkan share artikel ini kepada teman-teman yang lain:)

Sumber: http://sisa-harimanusia.blogspot.com/2015/03/rahasia-hikmah-mengapa-shalat-harus-di.html
More about RAHASIA MENGAPA HARUS SHOLAT DI AWAL WAKTU

PENGERTIAN IMAN KEPADA ALLAH SWT

Menurut pengertian bahasa, kata Iman adalah percaya atau membenarkan. Menurut ilmu tauhid, iman berarti kepercayaan yang diyakini kebenarannya dalam hati (pembenaran hati), diikrarkan secara lisan, dan mengamalkan atau direalisasikan dalam perbuatan dengan anggota badan.

Berdasarkan pengertian itu, dapat ditarik suatu kesimpulan bahwa iman kepada Allah SWT adalah mempercayai atau meyakini akan adanya Allah SWT sebagai Tuhan Yang Maha Esa dengan segala kemahasempurnaan-Nya. Kepercayaan tersebut diyakini dalam hati sanubari, diikrarkan dengan lisan, dan dibuktikan dengan perbuatan amal saleh. Hal tersebut dapat dijabarkan dalam penjelasan berikut ini :

"Membenarkan dengan hati" maksudnya menerima segala apa yang dibawa oleh Rasulullah Shalallaahu alaihi wasalam.

"Mengikrarkan dengan lisan" maksudnya, mengucapkan dua kalimah syahadat, syahadat "Laa ilaha illallahu wa anna Muhammadan Rasulullah" (Tidak ada sesembahan yang hak kecuali Allah dan bahwa Muhammad adalah utusan Allah).

"Mengamalkan dengan anggota badan" maksudnya, hati mengamalkan dalam bentuk keyakinan, sedang anggota badan mengamalkannya dalam bentuk ibadah-ibadah sesuai dengan fungsinya. Kaum salaf menjadikan amal termasuk dalam pengertian iman. Dengan demikian iman itu bisa bertambah dan berkurang seiring dengan bertambah dan berkurangnya amal shalih.

Dalam firman-Nya, Allah SWT menyatakan: "Bukanlah menghadapkan wajahmu ke arah Timur dan Barat itu suatu kebajikan. Sesungguhnya kebajikan itu ialah beriman kepada Allah, hari kemudian, malaikat-malaikat, kitab-kitab, nabi-nabi, dan memberikan (sebagian) harta yang dicintainya kepada kerabatnya, anak-anak yatim, orang-orang miskin, musafir (yang memerlukan pertolongan) dan orang-orang yang meminta-minta, dan (memerdekakan) hamba sahaya, mendirikan salat, menunaikan zakat, dan orang-orang yang menempati janjinya apabila ia berjanji dan orang-orang yang sabar dalam kesempitan, penderitaan, dan dalam peperangan. Mereka itula orang-orang yang benar (imannya), dan mereka itulah orang-orang yang bertakwa." (Q.S. Al-Baqarah, 2: 177).

Rasa percaya akan adanya Sang Maha Pencipta Tunggal, Allah SWT, dapat ditumbuhkan dengan berbagai cara. Di antaranya dengan menggunakan akal pikiran yang sehat untuk memerhatikan segala apa yang telah diciptakan Allah SWT, seperti alam semesta dan segala isinya. Imam Syafi'i yang hidup antara tahun 150 H-204 H (767 M-820 M), membuktikan kebenaran Ada dan Kuasanya Allah dengan memerhatikan tumbuhan murbei. Hasil amatab Imam Syafi'i menyimpulkan bahwa tumbuhan murbei mempunyai bermacam-macam kegunaan. Apabila daun tersebut dimakan oleh ulat sutera, maka kepompong ulat sutera yang makan daun murbei akan menjadi bahan kain sutera yang berkualitas dan indah dipakai. Kalau daun tersebut dimakan oleh, maka sapi tersebut akan menghasilkan susu yang enak diminum.

Malaikat Yang Datang Bertanya:
Umar bin Al-Khattab r.a menceritakan bahwa pada suatu ketika Rasulullah SAW didatangi oleh seorang laki-laki yang berpakaian serba putih, berambut sangat hitam, bekas telapak kakinya tidak terlihat, dan tidak seorang pun sahabat sahabat Rasulullah SAW yang hadir waktu itu mengenalnya. Lalu lelaki itu mengemukakan beberapa pertanyaan tentang rukun Islam, rukun iman, dan tentang ihsan. Mengenai rukun iman ia bertanya, "Beritahukanlah saya tentang keimanan!" Rasulullah SAW menjawab: "Hendaklah engkau beriman kepada Allah SWT, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, rasul-rasul-Nya, Hari Akhir, dan qadar (takdir) yang baik ataupun buruk." Lelaki itu lalu berkata, "Tuan benar." (H.R. Muslim).

Berdasarkan ayat-ayat Al-Qur'an dan hadis-hadis nabi, yang diperkuat oleh akal sehat, maka hukum beriman kepada Allah SWT itu adalah fardu'ain. Jika ada orang yang mengaku Islam, tetapi tidak percaya kepada Allah SWT, maka orang tersebut dianggap telah murtad (keluar dari Islam). 

Sumber: Dirangkunm dari Berbagai sumber !
More about PENGERTIAN IMAN KEPADA ALLAH SWT

MANUSIA DI CIPTAKAN TUHAN DARI SARIPATI TANAH

Allah SWT berfirman :

"Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dari saripati yang (berasal) dari tanah. Kemudian Kami jadikan saripati itu air mani (yang disimpan) dalam tempat yang kokoh (rahim). Kemudian air mani itu Kami jadikan segumpal darah, lalu segumpal darah itu Kami jadikan segumpal daging, dan segumpal daging itu Kami jadikan tulang belulang, lalu tulang belulang itu Kami balut dengan daging. Kemudian Kami jadikan dia makhluk yang (berbentuk) lain. Maka Mahasucilah Allah, Pencipta Yang Paling Baik." (Q.S. Al-Mu'minun, 23: 12-14).

Hal ini sejalan dengan bagaimana menurut pandangan ilmu pengetahuan tentang asal kejadian manusia itu? Menurut ilmu biologi, manusia, hewan, dan tumbuh-tumbuhan asal kejadian adalah dari tanah. Hal itu telah dibuktikan dengan menggunakan metode abu bekas bakaran dari makhluk hidup tersebut. Hasil penelitian abu bekas bakaran tersebut diketahui bahwa unsur-unsur asli yang terdapat dalam diri manusia, hewan, dan tumbuh-tumbuhan sama dengan unsur-unsur yang terdapat dalam tanah, yaitu (O), Hidrogen (H), Zat Belerang (S), Zat Arang (C), Kalium (K), Natrium (Na), Yodium (J), Asam Arang (CO2), Air (H2O), dan zat-zat lainnya yang berfungsi sebagai pelengkap.

Proses kejadian manusia ketika masih berada dalam kandungan adalah sebagai berikut :
  1. Allah SWT menjadikan saripati tanah yang terdapat dalam tubuh manusia sebagai nutfah (air yang berisi spermatozoa atau disebut sperma), yang kemudian ditumpahkan ke dalam qarar (rahim atau kandungan).
  2. Allah SWT menjadikan nuffah sebagai alqah yang berbentuk gumpalan darah menyerupai buah lecis atau lintah.
  3. Dari Alaqah Allah SWT menjadikannya sebagai mudgah, yaitu segumpal daging menyerupai daging hancur yang sudah dikunyah
  4. Dari Mudqah Allah SWT menjadikannya sebagai idzam, yaitu tulang atau rangka
  5. Kemudian tulang atau rangka itu dibalut oleh daging
  6. Setelah itu Allah SWT menjadikannya sebagai makhluk dalam bentuk lain yaitu dalam bentuk manusia yang telah berkepala, berbadan, bertangan, dan berkaki.
http://gayabumi.blogspot.com/2015/03/manusia-di-ciptakan-tuhan-dari-saripati.html

Sumber : http://sisa-harimanusia.blogspot.com/
Sumber gambar : Google
More about MANUSIA DI CIPTAKAN TUHAN DARI SARIPATI TANAH

TRAGEDI PEMBUNUHAN TERHADAP HABIL JAMAN NABI ADAM

Nabi Adam AS, sebagai manusia pertama dan rasul pertama, dari istrinya Hawa memperoleh anugrah Allah SWT, berupa 20 pasang anak kembar, yang setiap pasangnya terdiri dari laki-laki dan perempuan. Anak sulung Nabi Adam AS bernama Qabil dengan adik kembarnya Iqlima. Sedangkan adik Qabil bernama Habil dengan saudar kembarnya bernama Labuda. Setelah usia dewasa, Qabil berusaha hidup mandiri sebagai petani. Adapun Habil juga berusaha dan menjadi seorang peternak domba dan hewan lainnya.

Pada suatu hari, Qabil dan Habil menghadap Nabi Adam AS. Mereka mengatakan keinginan untuk menikah. Berdasarkan petunjuk wahyu, Qabil dan Habil tidak boleh menikah dengan saudara kembarnya. Akhirnya, Qabil akan dinikahkan dengan saudara kembar Qabil, Iqlima. Qabila menolak keputusan ayahnya. Dia hanya mau menikah dengan Iqlima yang jauh lebih cantik dari Labuda.

Semenjak kejadian itu, Qabil yang telah kecewa dalam diperdaya oleh setan. Dalam hatinya dipenuhi amarah, rasa iri hati dan dengki kepada Habil yang akan dinikahkan dengan Iqlima, yang cantik jelita itu. Qabil mengancam Habil bahwa jika ia tidak mengurungkan niatnya untuk menikah dengan Iqlima, dia akan dibunuh. Sebagai seorang beriman dan bertakwa Habil tetap akan menikah dengan Iqlima sesuai dengan petunjuk wahyu. Habil menasihati kakaknya, Qabil, dengan perintah Allah SWT dan mengingatkan agar jangan menjadi seorang pembunuh, karena itu termasuk dosa besar, yang balasannya adalah siksa neraka.

Qabil yang sudah menjadi budak nafsu setan tidak mendengar nasihat adiknya, Habil.  Bahkan kedengkiannya kepada Bahkan kedengkiannya kepada Habil semakin menjadi-jadi. Akhirnya pada suatu saat yang telah direncanakannya, tanpa mengenal belas kasihan dibunuhnya Habil dengan menggunakan sebuah batu besar.  (Q.S Al-Maidah, 5 : 10).

Sumber : http://malambegadang.blogspot.com/
More about TRAGEDI PEMBUNUHAN TERHADAP HABIL JAMAN NABI ADAM

NAMA-NAMA NABI DAN RASUL BESERTA MUKJIZATNYA

Warga belajar dan siswa--sekalian, dalam pembelajaran PAI Pendidikan agama Islam, kita akan mempelajari tentang nama-nama nabi dan Rassul, ada 25 Nabi dan Rassul yang harus kita ketahui seperti dibawah ini ;

1. Adam AS.
2. Idris AS.
3. Nuh AS.
4. Hud AS.
5. Soleh AS.
6. Ibrahim AS.
7. Luth AS.
8. Ismail AS.
9. Ishak AS.
10. Yakub AS.
11. Yusuf AS.
12. Ayub AS.
13. Sueb AS.
14. Musa AS.
15. Harun AS.
16. Zulkifli AS.
17. Daud AS.
18. Sulaiman AS.
19. Ilyas AS.
20. Ilyasa AS.
21. Yunus AS.
22. Zakaria AS.
23. Yahya AS.
24. Isa AS.
25. Muhammad SAW.

Nabi yang mendapat julukan Ulul Azmi atau nabi/rasul yang memiliki ketabahan yang luar biasa dalam menjalankan kenabiannya :
1. Nuh AS.
2. Ibrahim AS.
3. Musa AS.
4. Isa AS.
5. Muhammad SAW

Nabi dan Rasul cerita kenabian beserta Mukzijatnya ;

1. Adam
Manusia pertama yang dijadikan oleh Allah secara langsung dan menyuruh agar para malaikat tunduk kepadanya. Allah mengajarinya
nama-nama berbagai benda, menciptakan istrinya dan menempatkannya didalam surga serta memperingatkan kepada mereka agar tidak mendekati sebuah pohon tertentu. Akan tetapi setan menggoda mereka hingga mereka memakan buah pohon itu. Allah menurunkan mereka ke bumi dan
membekali mereka dengan sarana-sarana kehidupan. Mereka berdua diminta untuk beribadah hanya kepada Allah dan mengajak orang lain
berbuat demikan pula. Ia dijadikan khalifah Allah di muka bumi dan juga sebagai rasul kepada anak-anaknya. Dia adalah nabi pertama di atas bumi.


2. Ayub
Termasuk keturunan Nabi Ibrahim, beliau termasuk nabi yang banyak mendapat wahyu. Ayub adalah orang kaya yang mempunyai banyak anak. Akan tetapi Allah mengujinya dengan menghilangkan kekayaan itu semua. Pisiknya juga diuji dengan berbagai macam penyakit selama 18
tahun, selama itu dia dikucilkan oleh warganya kecuali istrinya yang dengan penuh kesabaran berbakti menyediakan kebutuhan makannya
sampai Ayub disembuhkan kembali oleh Allah dan menggantikan semua kekayaan yang telah hilang itu. Oleh karena itu, orang sering
membuat Nabi Ayub sebagai umpama dalam masalah kesabaran dan keteguhan hati menerima cobaan. Dalam satu riwayat disebutkan bahwa
dalam surga kelak, Allah akan menjadikan Ayub sebagai contoh (bukti) orang-orang yang pernah menerima ujian.


3. Daud
Kepadanya, Allah memberikan hikmah dan ilmu pengetahuan dan menundukkan gunung dan burung untuk bertasbih bersamanya
(diperlakukan sesuka hatinya dengan seizin Allah), serta melunakkanbesi baginya. Beliau adalah seorang hamba yang sangat tulus dan pandai bersyukur, dia selalu berpuasa sehari dan tidak berpuasa hariberikutnya, selalu bangun di tengah malam, tidur sepertiga malam dan berjaga seperenamnya. Kepadanya, Allah menurunkan Kitab Zabur dan juga diberikan kerajaan yang besar dan Allah memerintahkannya untuk melaksanakan pemerintahan dengan adil.


4. Harun
Nabi Harun adalah saudara Musa dan partner (pasangan) dakwahnya dalam mengajak Firaun beriman kepada Allah, karena kefasihan dan
kepandaiannya berbicara. Musa mewakilkan urusan kaumnya kepada Harun ketika ia pergi menemui Allah di bukit Thur. Namun Samiri menyebarkan fitnah mengajak Bani Israel menyembah patung anak sapi yang terbuat dari emas. Nabi Harun mengajak mereka kembali menyembah
Allah, tetapi mereka semakin menunjukkan kesombongan. Ketika Nabi Musa kembali dan menyaksikan apa yang dilakukan kaumnya, dia memarahi saudaranya, Harun.

5. Hud
Beliau ini diutus kepada kaum Ad yang beriman kepada Nuh. Mereka terkenal dengan kaum yang berbadan kekar dan kuat serta dikaruniai
banyak rezeki oleh Allah. Akan tetapi mereka tidak mau bersyukur kepada Allah atas nikmat yang banyak itu, malah mereka menyembah
berhala. Untuk itu Allah mengutus Nabi Hud sebagai pemberi kabar gembira. Nabi Hud sebenarnya sangat bijaksana, namun demikian kaumnya tetap mendustakan dan menyakitinya. Oleh karena itu Allah mengirimkan badai yang berkepanjangan selama tujuh malam delapan hari untuk menghancurkan mereka.

6. Ibrahim
Nabi Ibrahim adalah kekasih Allah (khalilullah), ia nabi yang dipilih oleh Allah untuk mengemban risalah-Nya dan diberikan
kepadanya berbagai keistimewaan dari manusia lain. Ibrahim hidup di lingkungan penyembah bintang. Dia tidak puas dengan hal itu. Dengan
fitrahnya dia merasakan bahwa pasti ada tuhan yang lebih besar dari bintang-bintang itu, akhirnya dia diberi petunjuk oleh Allah dan
dipilih menjadi utusan-Nya. Nabi Ibrahim pun mulai mengajak kaumnya mengesakan dan menyembah Allah, tetapi mereka mendustakannya dan
membakarnya. Dia diselamatkan oleh Allah dari perlakuan kaumnya itu. Dari keturunan Ibrahim, Allah mengutus banyak nabi melalui dua anaknya, Ismail dan Ishak. Nabi Ibrahim membangun Kakbah bersama anaknya, Ismail.


7. Idris
Adalah ayah dari kakek Nabi Nuh, nabi pertama setelah Adam. Beliau adalah nabi yang terkenal dengan kejujuran dan kesabaran. Kepadanya
diturunkan tiga puluh sahifah. Dia dianggap sebagai orang pertama yang pandai menulis dengan pena dan orang pertama yang pandai
menjahit dan memakai pakaian berjahit, juga orang pertama berpikir soal astrologi.


8. Ilyas
Nabi Ilyas diutus kepada penduduk Baalbek, sebelah barat Kota Damaskus (Libanon Timur sekarang). Dia mengajak kaumnya beribadah
hanya kepada Allah dan meninggalkan penyembahan terhadap patung yang mereka namakan Ba`la. Hal inilah yang mengakibatkan mereka menganiayanya. Ibnu Abbas mengatakan bahwa Ilyas adalah paman Nabi Ilyasak.


9.Ilyasak
Nabi ini termasuk hamba Allah yang terbaik. Konon nabi inilah yang disebut dalam kitab Taurat. Di antara mukjizatnya adalah menghidupkan kembali orang yang telah mati.


10. Isa
Nabi Isa, sama seperti Nabi Adam diciptakan dari tanah (tanpa ayah dan ibu) kemudian Allah mengatakan “kun” lalu Nabi Adam pun lahir.
Isa putra Maryam, adalah rasulullah yang lahir dengan kalimat-Nya (kun) yang diberikan kepada Maryam. Dialah nabi yang memberi kabar
kedatangan Muhammad saw. Allah memberikan kepadanya berbagai tanda dan menguatkannya dengan roh kudus. Dia adalah orang yang terkemuka, baik di dunia maupun di akhirat dan termasuk orang-orang yang dekat kepada Allah, sudah pandai bicara ketika ia masih dalam buaian. Dia
pernah membuat burung dari tanah lalu meniupnya dan tanah itupun menjadi burung. Dia pernah menyembuhkan orang buta dan penderita
penyakit kusta serta menghidupkan orang yang sudah mati dengan izin Allah. Nabi Isa mengajak kaumnya menyembah Allah Yang Maha Esa
tetapi mereka enggan dan merasa sombong dan bahkan menentangnya. Yang beriman dengan beliau hanyalah sebagian kecil, yaitu mereka
yang mempunyai taraf hidup sederhana. Allah mengangkatnya ke langit dan akan menurunkannya kembali ke bumi pada waktu yang dikehendaki-Nya untuk menjadi saksi untuk umat manusia akan kebenaran Allah.


11. Ishak
Adalah anak Ibrahim dari istrinya Sarah. Berita kelahirannya dibawa oleh malaikat kepada Nabi Ibrahim dan Sarah, ketika dia melewati mereka dalam perjalanan ke kota peninggalan kaum Luth untuk menghancurkannya akibat kekufuran dan keonaran mereka. Dalam Alquran, Allah menjuluki Nabi Ishak sebagai “seorang anak yang arif dan bijak.” Dia diutus Allah sebagai nabi mengajak manusia berbuat kebaikan. Dari keturunannyalah muncul Nabi Yakub.



12. Ismail
Nabi Ismail adalah anak pertama Nabi Ibrahim dari istri keduanya, Hajar. Nabi Ibrahim membawa Hajar pergi dan menempatkannya bersama
anaknya di suatu tempat yang kelak disebut Mekah, dengan dibekali sedikit air dan makanan. Ketika perbekalan sudah habis, Hajar
berkeliling mencari makanan ke sana ke mari, akhirnya Allah menunjukkan kepadanya sumber air Zamzam. Sejak itu mulailah orang
berdatangan ke tempat itu dan dari sini datanglah perintah Allah kepada Nabi Ibrahim untuk membangun Kakbah dan meninggikan fondasi
Baitullah. Nabi Ismail mengangkat batu-batu, sementara Nabi Ibrahim membangunnya sampai selesai. Setelah itu Allah menurunkan wahyu
meminta Nabi Ibrahim mengorbankan Ismail, yang diterimanya melalui mimpi di mana dalam mimpi tersebut beliau melihat dia menyembelih
anaknya Ismail. Ia menceritakan mimpinya itu kepada anaknya, anaknya pun menerima seraya berkata, “Hai ayahku. Lakukanlah apa yang
diperintahkan kepadamu. Engkau akan dapatkan aku termasuk orang-orang yang sabar , insya Allah.” Kemudian Allah mengganti
Ismail dengan seekor sembelihan yang besar. Ismail adalah seorang satria dan orang pertama yang dapat menjinakkan kuda. Ismail juga
terkenal sebagai orang yang sangat penyabar dan penyayang. Ada pendapat mengatakan bahwa Nabi Ismail adalah penutur pertama bahasa
Arab. Dia juga terkenal sebagai orang yang menepati janji dan selalu mengajak keluarganya mendirikan salat, mengelurkan zakat serta beribadah hanya kepada Allah.


13. Luth
Allah mengutus Nabi Luth untuk memberi petunjuk kepada kaumnya dan mengajaknya menyembah Allah. Kaum Luth adalah kaum yang zalim;
sering berbuat keji dan memusuhi pendatang asing di negerinya. Dalam hubungan seksual, mereka tertarik kepada sesama lelaki, tidak senang kepada perempuan. Tatkala Nabi Luth mengajak mereka meninggalkan kemungkaran itu, mereka ingin mengusir Nabi Luth beserta
pengikutnya. Ajakan Nabi Luth itu hanya diikuti oleh sebagian keluarga dekatnya saja, sedangkan istrinya sendiri tidak
mengikutinya. Ketika Nabi Luth hampir merasa putus asa, dia berdoa kepada Allah agar diselamatkan bersama pengikutnya serta
membinasakan orang-orang yang berbuat kerusakan. Kemudian datanglah malaikat menyelamatkan Nabi Luth beserta pengikutnya dan menghancurkan yang lainnya dengan batu-batuan.


14. Musa
Nabi Musa diutus untuk mengajak Firaun dan pengikutnya agar beriman kepada Allah. Untuk itu dia diberikan dua mukjizat; tongkat yang
dapat berubah menjadi naga, memakan ular-ular lain dan tangannya yang bila dimasukkan ke dalam saku akan mengeluarkan cahaya putih
bersih tanpa cela. Dia mengajak mereka mengesakan Allah, tetapi Firaun memeranginya dan mengumpulkan beberapa pawang sihir untuk di
adu dengan beliau. Dengan izin Allah, Musa dapat mengalahkan mereka, kemudian Allah memerintahkan kepada Musa dan pengikutnya untuk
keluar dari Mesir. Firaun mengejarnya dengan pasukan tentara yang cukup banyak. Ketika pengikut Musa merasa sudah hampir terkejar
tentara Firaun, Allah memerintahkan kepadanya untuk memukul laut dengan tongkatnya, agar mereka dapat selamat sementara Firaun dan pengikutnya tenggelam yang kelak menjadi pelajaran untuk orang lain.

15. Nuh
Nabi Nuh adalah orang yang bertakwa dan jujur. Dia diutus Allah memberikan bimbingan kepada kaumnya dan memberikan peringatan kepada
mereka tentang adanya siksa hari akhirat. Namun kaum Nuh tidak menaati ajakannya, malah mendustakannya. Walaupun demikian, Nabi Nuh
tetap mengajak mereka kepada ajaran agama yang lurus. Ajakannya itu hanya diikuti oleh sedikit orang, sementara warga kafir terus
menunjukkan sikap permusuhan mereka terhadap Nabi Nuh. Sebagai siksaan terhadap mereka, Allah tidak menurunkan hujan. Nuh mengajak
mereka beriman, agar Allah mencabut siksanya itu. Setelah mereka beriman, siksaan pun dicabut, namun mereka kafir kembali, maka Nabi Nuh pun kembali mengajak mereka. Demikian berkelanjutan selama 950 tahun. Setelah itu, Allah memerintahkannya untuk membuat kapal dan
mengangkut setiap jenis makhluk sepasang-sepasang kemudian Allah mendatangkan angin topan yang menenggelamkan mereka semua.


16. Saleh
Nabi Saleh diutus Allah kepada warga Tsamud, suatu warga yang sangat ingkar dan keras kepala. Allah telah memberikan kepada mereka rezeki
yang melimpah-ruah, akan tetapi mereka tidak menaati perintah Allah,bahkan menyembah berhala. Mereka mempunyai perasaan superior dengan
kekuatan mereka. Dari itu, maka Allah mengutus Nabi Saleh untuk memberi kabar gembira dan peringatan kepada mereka, namun mereka mendustakan, menentang dan menuntutnya untuk mendatangkan seekorunta betina sebagai bukti yang dapat mereka percayai. Allahmemberikan seekor unta untuk mereka dan menyuruh mereka agar tidak mengganggunya. Akan tetapi mereka tetap mempertahankan kesombongan,malah membunuh unta itu. Oleh karena itu Allah menurunkan badai kencang sebagai siksaan bagi mereka dan menyelamatkan Nabi Salehbeserta orang-orang yang beriman bersamanya.


17. Sulaiman
Allah memberikan kepadanya banyak hikmah dan ilmu pengetahuan,mengajarinya bahasa burung dan binatang-binatang serta menundukkan
angin dan jin sesuai perintahnya. Sulaiman mempunyai kisah denganseekor burung hudhud (belatuk) yang memberitahukan kepadanya tentang
adanya sebuah kerajaan di Yaman yang warganya menyembah matahari.Nabi Sulaiman-pun mengirim utusan kepada penguasa Saba untukmengajaknya beriman kepada Allah. Akan tetapi penguasa Saba, (RatuBilqis), hanya mengirimkan semacam hadiah kepadanya, sehingga NabiSulaiman meminta kepada jin untuk membawa singgasana Ratu Bilqiskepadanya. Di saat Ratu Bilqis melihat singgasananya berada ditempat itu, ia pun beriman kepada Allah.


18. Syuaib
Nabi Syuaib diutus kepada warga Madyan yang menyembah Aykah (kayu).  Dalam transaksi sehari-hari, mereka selalu curang menimbang dan
menakar barang serta tidak memberikan hak-hak orang lain sepenuhnya. Nabi Syuaib mengajak mereka menyembah Allah dan berlaku adil dalam
semua tindakan, tetapi mereka enggan dan berlaku sombong, malah kekeras kepalaan mereka semakin menjadi-jadi sampai mengancam untuk merajam dan mengusir Nabi Syuaib. Mereka menuntut kepadanya untuk mendatangkan gumpalan dari langit, maka Allah menurunkan balasan berupa tiupan badai yang sangat keras dan mematikan mereka semua.


19. Muhammad SAW

Nabi Muhammad , berasal dari warga Arab yang menyeru orang kepada agama Islam. Dia berasal dari keturunan Hasyim yang dilahirkan di Mekah beberapa bulan setelah ayahnya, Abdullah, meninggal dunia. Aminah, ibunya, meninggal dunia ketika dia masih kanak-kanak. Setelah itu pemeliharaan beliau secara bergilirian ditangani oleh kakeknya Abdul Mutalib dan pamannya Abu Thalib. Selama beberapa waktu dia bekerja sebagai penggembala kambing, kemudian menikah dengan sayidah Khadijah binti Khuwailid pada usia 25 tahun. Dia mengajak orang-orang memeluk Islam, dengan beriman kepada Allah Yang Maha Esa dan kepada rasul-Nya. Dakwahnya dimulai dari sejak beliau tinggal di Mekah. Karena tekanan dari penduduknya, pada tahun 622, bersama beberapa orang pengikutnya dia berhijrah ke Madinah, di mana mereka mendapatkan sejumlah pendukung yang disebut Ansar. Tahun hijrah ini kemudian diabadikan sebagai permulaan penanggalan dalam sejarah Islam. Beliau wafat setelah melaksana kan haji wada.


Sumber: dari berbagai sumber !! http://sisa-harimanusia.blogspot.com/
Gambar : wallpapers87.com
More about NAMA-NAMA NABI DAN RASUL BESERTA MUKJIZATNYA